1. Domain Name System ( DNS )
Domain Name System ( DNS ) adalah
suatu system yang memungkinkan nama suatu host pada jaringan computer atau
internet ditranslasikan menjadi IP Address. Dalam pemberian nama, DNS
menggunakan ARSITEKTUR HIERARKI :
a. - Root-level
Domain : Merupakan tingkat teratas yang ditampilkan sebagai tanda titik ( . ).
b. - Top
level domain : kode kategori organisasi atau Negara misalnya : .com untuk
dipakai oleh perusahaan, .edu untuk dipakai oleh perguruan tinggi, .gov untuk
dipakai oleh badan pemerintahan. Selain itu, untuk membedakan pemakaian nama
oleh suatu Negara dengan Negara lain digunakan tanda misalnya .id untuk
Indonesia atau .au untuk Australia.
c. Second
level domain ; merupakan nama untuk organisasi atau perusahaan, misalnya :
Microsoft.com; yahoo.com, dan lain-lain.
2. DHCP ( Dynamic Host Configuration Protocol )
IP
Address dan subnet mask dapat diberikan secara otomatis menggunakan DYNAMIC
HOST CONFIGURATION PROTOCOL ( DHCP ) atau diisi secara manual. DHCP
berfungsi untuk memberikan IP Address secara otomatis pada computer yang
menggunakan protocol TCP / IP. DHCP bekerja dengan relasi client server dimana
DHCP server menyediakan suatu kelompok IP Address yang dapat diberikan pada
DHCP Client. Dalam memberikan IP Address ini DHCP hanya meminjamkan IP Address
tersebut jadi pemberian IP Address ini berlangsung secara dinamis.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar